Semua orang sepertinya sudah selangkah lebih maju. Teman kuliah sudah kerja di perusahaan besar. Yang lain sudah punya rumah. Yang satu lagi baru posting foto pernikahan.
Dan kita? Masih di sini, dengan kopi yang sudah dingin, menatap to-do list yang belum selesai.
Saya pernah menghabiskan terlalu banyak waktu membandingkan. Sampai suatu hari saya sadar: saya sedang berlari di lintasan orang lain. Tentu saja saya selalu kalah.
Lintasan saya tidak lebih lambat. Hanya berbeda. Dan berdamai dengan itu adalah salah satu hal terberat sekaligus paling membebaskan yang pernah saya lakukan.